Resume Presentasi: GMO, Microarray Analysis, Sistem Regulasi Gen, Stem Cell dan Nobel Kedoketeran 2004

1 Comment

Hari ini ceritanya, batas akhir mengumpulkan resume presentasi hari Sabtu matakuliah Bioteknologi Molekuler, atau anak-anak sering nyebut Biotekmol, heran gw sejak kapan matkul ini disebut kaya gtoooh. Anak kimia emang aneh-aneh suka menyingkat sesuatu dengan hal-hal yang  “TEU PARARUGUH ” . Singkat cerita matakuliah yang diasuh oleh pak ASN ini ngadain presentasi hari Sabtu, dan gw yang belum giliran presentasi mesti buat resume dan tiga pertanyan. Ngerti atau nggak resentasinya pokoke gw mesti buat tiga pertanyaan titik! begitu pesan pak ASN. Dan sore ini, gw harus meng-email tugas resume tersebut.  Walaupun sebenarnya gw gak ngerti apa yang mereka persentasikan pleus gw gak nulis catatan, sehingga gw gak ngeh apa yang mesti ditulis. Dengan bantuan 5 orang profesor dari GOOGLE UNIVERSITY ditambah improvisasi otak gw, akhirnya tugas resume ini kelar juga. Benar ato gak itumaah  urusan Tuhan dan Pak ASN. Pokoknya, gw udah beres buat resume dan bisa mempersiapkan apabila selasa besok gw giliran presentasi. Senang sekali bila ada yang membaca resume ini bisa mereview keasalahan gw…Thanks bgt….

1. Nobel kedokteran 2004: Mekanisme penciuman.

Penemuan yang sangat besar manfaatnya dilakukan oleh Linda dan Richard yang berhasil menemukan mekanisme indera penciuman.  Dari penemuannya itu, mereka berdua mendapat hadiah kedokteran pada tahun 2004. Mereka berhasil menemukan protein reseptor penciuman. Protein receptor penciuman itu disebut GPCR (G-protein coupled receptor). Protein GPCR ini diketahui memiliki kemampuan untuk mengenali beberapa molekul bau karena perbedaan asam amino penyusunnya. Mekanisme penciuman dimulai dengan menempelnya molekul bau pada reseptor protein GPCR. Menempelnya molekul bau/odoran ini mengakibatkan perubahan konformasi terjadi pada protein GPCR sehingga mengaktifkan protein G. Aktifnya protein G ini menstimulasi pengkatifan cAMP, cAMP lalu mengaktifkan protein pada terowongan ion (ion channel) sehingga terjadi aliran Na+ dan mengakibatkan perbedaan potensial. Perbedaan potential ini mengakibatkan terjadinya sinyal lisrik yang disampaikan melalui syaraf ke otak. Otak kemuadain merubah sinyal listrik itu menjadi persepsi bau.

2. Stem cell

Stem cell atau disebut juga sel punca atau sel induk adalah sel yang tidak/belum terspesialisasi yang mempunyai dua  sifat yaitu mempunyai kemampuan untuk berdiferensiasi menjadi sel lain (differentiate). Dalam hal ini stem cell mampu berkembang  menjadi berbagai jenis sel matang, misalnya sel saraf, sel otot jantung, sel otot rangka, sel pankreas, dan lain-lain. Selain itu juga stem cell mempunyai kemampuan untuk memperbaharui atau meregenerasi dirinya sendiri (self-regenerate/self-renew). Dalam hal ini stem cell dapat membuat salinan sel yang persis sama dengan dirinya melalui pembelahan sel.

3. Sistem regulasi gen

Makhluk hidup seperti manusia berasal dari sel. Setiap sel  mengandung informasi genetik yang sama yang disebut genom. Sel-sel yang terdapat pada hidung, kepala, jantung dan mata mempunyai informasi genetik yang sama. Tetapi masalahnya kenapa sel yang berada di tangan tidak membentuk mata dan sel yang terdapat pada hidung membentuk hidung yang sedemikian rupa berbeda bentuknya dengan sel yang ada pada kaki atau tangan. Hal ini bisa dijelaskan karena mekanisme sistem ekspresi gen. Artinya pada sistem ini gen bekerja sesuai dengan regulasi tertentu. Gen yang ada di mata membentuk protein yang ada di mata dan gen yang ada di tangan mengekpresikan protein yang ada di tangan. Adanya sistem regulasi gen ini menjadikan sel bekerja sesuai dengan fungsinya.

4. GMO

Genetic Modified Organism (GMO) adalah organisme hasil rekayasa genetika yang berubah sifatnya disebabkan adanya pemindahan informasi genetik dari organisme lain. GMO terjadi karena berkembangnya teknik DNA rekombinan. Gen yang diinginkan dari organisme lain dapat direkombinasikan dengan DNA organisme tertentu sehingga organisme hasil rekombinasi ini memiliki sifat tertentu yang sama sesuai dengan sifat gen yang diinsersikan. Organisme yang memiliki gen baru ini disebuat organisme transgenik. Mekanisme transfer gen ini dilakukan dengan penembakan gen  langsung menuju inti sel dengan menggunakan senjata gen (gene gun) atau dengan menggunakan syringe yang sangat kecil. Bisa juga mekanisme transfer gen ini menggunakan virus atau mikroorganime lain misalnya Agrobacterium yang mempunyai kemampuan mentransfer gen ke dalam tanaman, dan Lentevirus yang mempunyai kemapuan mentransfer gen ke dalam hewan.

5. Microarray analysis

Pengembangan teknologi baru yang dinamakan Chip DNA atau DNA microarray, telah menjanjikan untuk dapat mengatasi persoalan dalam analisis pola-pola ekspresi sejumlah besar gen yang dimiliki manusia. Dinamakan chip-DNA karena teknologi ini menggunakan lempengan kecil (chip) yang terbuat dari kaca yang di atasnya ditata sejumlah ribuan atau bahkan puluhan ribu jenis gen dalam bentuk fragmen DNA hasil penggandaan dari cDNA. Selanjutnya chip yang memuat fragmen DNA dari ribuan jenis gen tersebut digunakan untuk menganalisis ekspresi gen dari suatu jenis sel dengan metode hibridisasi. Pola ekspresi genetik dan jenis gen yang dapat dianalisis dengan teknik ini tergantung pada ketersediaan DNA dari gen yang ada pada chip DNA.

Potensi Manusia

Leave a comment

Potensi Manusia

Konsep manusia menurut  dengan Muhammad husain abdullah  yang tertaung dalam bukunya berjudul mafahim islam jilid 1 yaitu

Manusia adalah jasad yang Allah tiupkan ruh, yang menjadi rahasia kehidupannya. Kemudian Allah memberikan potensi-potensi yang khas berupa kebutuhan fisik, naluri-naluri dan kemampuan berfikir. Dengan potensi-potensi itu manusia mengelola bumi; mengemban misi menjadi pengelola/pemakmur (Khalifah fil ardi) bumi atau justru merusaknya (mufsiduna fil ardi).”

Dalam definisi  diatas manusia berperan sebagai pengemban misi menjadi pengelola(Khalifah fil ardhi) oleh karena itu manusia diciptakan Tuhan dengan berbagai kelebihan dibandingkan dengan makhluik ciptaan yang lain. Potensi istimewa  yang diberikan Tuhan kepada manusia  yaitu  fisik, naluri, dan akal. Potensi yang diberikan Tuhan kepada manusia ini harus dimanfaatkan dengan baik. Potensi-potensi itu harus digunakan secara seimbang.

Fisik yang diberikan Tuhan kepada manusia sangat sempurna sekali, mata untuk melihat, hidung untuk mendengar, kaki untuk berjalan dan lain-lain. Potensi fisik yang diberikan Tuhan kepada manusia harus dipelihara dan dijaga jangan sampai digunakan untuk hal-hal yang tidak semestinya. Tetapi potensi fisik ini jangan sampai digunakan secara berlebihan misalkan saja bekerja terlalu keras sehingga mengabaikan kesehatan dan istirahat. Belajar terlalu keras sehingga melupaka makan. Hal-hal seperti itu sepatutnya tidak dilakukan karena telah menzalimi diri sendiri dan akibatnya kita bisa sakit akibat terlalu berlebihan.

Sumber:www.sman1maos.sch.id    www.paralympic.org                     www.paralympic.org

Gambar: Perjuangan atlet yang sedang berlaga pada turnamen Paralympic

Potensi fisik yang dimiliki manusia harus disukuri, jangan sampai disia-siakan. Kita yang memeliki potensi fisik yang sempurna dan tidak cacat seharusnya dapat berbuat yang lebih maksimal daripada  mereka yang mempunyai kekeurangan secara fisik. Jangan sampai semangat kita kalah dari mereka. Saya sebenarnya cukup terharu ketika melihat video atlet yang berjuang pada olimpiade cacat(paralympic). Mereka berjuang sungguh-sungguh walaupun sebenarnya mereka punya kekeurangan, tapi dalam jiwa mereka semangat dan tekad adalah segalanya seakan mereka sama seperti kita yang tidak cacat. Oleh karena itu dibandingkan dengan mereka seharusnya kita lebih bisa berkarya dan lebih bersemangat.

Potesi kedua yang dimiliki manusia adalah potensi naluri. Manusia memeiliki naluri berupa hasrat seksual,ego dan beragama. Hasrat seksual yang ada manusia harus dipelihara jangan dilawan, karena itu adalah anugrah. Karena naluri seperti itulah yang membedakan antara manusia dan malaikat.

Selain nalururi seksual, manusia juga memeliki ego. Apabila hewan-hewan lain survive karena didorong oleh instinknya, maka hewan yang bernama manusia ini survive karena didorong oleh diri-nya. Binatang tidak punya ego, hanya manusialah yang punya itu. Ego sangat penting bagi manusia untuk survive di dunia, sampai ia bisa menguasai dan mengeksploitir dunia untuk kepentingannya sendiri seperti sekarang ini. Itu satu sisi dari fakta tentang ego. Tetapi di sisi lain, adalah juga fakta bahwa manusia dengan inteleknya yang didorong oleh egonya tidak pernah bisa menciptakan perdamaian dan masyarakat yang “adil & sejahtera” di muka bumi ini. Dan saya rasa, hal itu tidak akan pernah tercapai selama manusia mengandalkan pada egonya untuk mengatur dirinya. Mengapa demikian? Karena nature dari ego itu adalah untuk mempertahankan diri (survive), tidak lebih dari itu, bukan untuk memahami sesuatu yang mengatasi (transcend) dirinya.[6]

Selain itu manusia juga mempunyai naluri beragama. Naluri beragama adalah fitrah yang diberikan Tuhan kepada manusia. Jadi dapat disimpulkan bahwa ateis itu adalah keliru karena naluri beragama atau bertuhan telaha ada dalam diri manusia.

Sejak zaman berzaman, kita menyaksikan manusia itu sebagai makhluk yang mempunyai naluri beragama (gharizah tadayyun/spritual instinct). Belum pernah ada suatu masa pun, manusia hidup tanpa mensucikan sesuatu, samada dengan cara menyembah matahari, bintang, api, berhala, maupun menyembah Tuhan yang Hakiki, Yang Maha Suci, Allah Azza wa Jalla. Juga, belum pernah ada satu zaman pun yang mana manusia tidak menyembah sesuatu. Buktinya, penganut sosialisme yang menolak agama dan Tuhan, bukan bermakna tidak mempunyai ‘tuhan’. Akan tetapi, mereka mengganti objek penyucian mereka dari satu bentuk ‘tuhan’ kepada bentuk ‘tuhan’ yang lain. Mereka juga mengubah bentuk pensucian dari Tuhan kepada pahlawan, pemimpin dan benda-benda yang mereka anggap memanifestasikan keagungan

Para ahli sains percaya mereka telah menemui ‘Modul Ketuhanan’ (God Module) di dalam otak yang menyebabkan manusia percaya pada agama. Dikatakan bahawa terdapat saraf di dalam lobus temporal (temporal lobe) yang berkaitan dengan agama, bertujuan untuk mengwujudkan aturan dan keamanan dalam masyarakat [http://cas.bellarmine.edu]. Sekumpulan pakar neuro (saraf) di Universiti of California di San Diego juga telah mengenal pasti kawasan di dalam otak manusia yang berkaitan dengan pemikiran spiritual (kerohanian) dan ibadah. Penemuan mereka mendapati bahawa manusia telah diprogramkan secara genetik untuk percaya kewujudan Tuhan. [www.parascope.com]. Apabila seseorang menjejakkan kaki ke tempat suci seperti masjid atau gereja, perasaan ta’zim dan rendah hati ujud dalam diri. Lobus ini mempunyai kaitan dengan frontal cortex yang mengawal pusat penumpuan (attention centre) dan juga pusat kognitif (cognition centre) yang mengawal pemikiran logik (logical thinking). Eksperimen yang dijalankan mendapati wujud aktiviti elektrik di lobus temporal ini ketika para pesakit mengatakan mereka mengalami perasaan ‘ketuhanan’. Aktiviti elektrik turut dikesan di kawasan ini ketika pesakit mengalami krisis peribadi dan kekurangan gula dalam darah (hypoglycemia). [www.islamonline.net].”[7]

Namun tidak kira apa  yang ditemukan oleh para saintis, yang jelas, Allah Subhanahu wa Ta’ala telahpun menjelaskan kepada manusia, di dalam Al-Kitab yang tidak ada keraguan di dalamnya bahawa naluri mencari Rabb (Tuhan) sememangnya wujud pada manusia sebagai salah satu dari naluri yang di kurniakan Allah ke atasnya.
“Dan apabila manusia ditimpa kesusahan, maka ianya memohon kepada Tuhannya dengan kembali kepadaNya” [TMQ Surah Az-Zumar:8](sumber:Alquran)
Tegasnya, memeluk agama merupakan fitrah manusia yang tidak dapat disangkal. Persoalannya adalah, siapakah sebenarnya yang berhak menurunkan agama yang hakiki bagi manusia dalam mengatur keperluan naluri beragamanya? Oleh kerana pemenuhan atau pemuasan naluri ini adalah sesuatu yang bersangkutan dengan Zat Yang Maha Agung Allah Subhanahu wa Ta’ala, justeru, pemenuhannya mestilah datang hanya dari Allah Subhanahu wa Ta’ala. Aktiviti untuk memenuhi naluri beragama ini dinamakan ibadah, yang berfungsi sebagai tali penghubung antara manusia dengan Penciptanya. Apabila hubungan ini dibiarkan tanpa aturan, pastinya akan menimbulkan kekacauan dan kekeliruan.

Dalam menjalani hidup, tentu saja kita sebagai manusia selalu ada masalah dan tantangan yang diberikan Tuhan. Apa yang Allah berikan itu pastilah untuk menguji kita sebagai hamba apakah tetap berada dijalan-Nya atau tidak. Setiap orang punya masalah tapi yang membedakan orang yang satu dengan yang lain adalah bagaimana orang tersebut me-manage n menyikapi masalah yang dihadapi. Secara sadar ataupun tidak, kita sering mengeluh dan berpikir negatif terhadap keadaan atau situasi yang kita alami. Berpikiran negatif kepada sesama manusia saja tidak baik, apalagi kalau kita sampai berpikiran negatif kepada Sang Pencipta
Keadaan kita tidak akan berubah dari satu kondisi ke kondisi lain, kecuali dengan usaha kita sendiri. Memang semuanya hanya akan terjadi dengan takdir Allah, tapi dalam menjadikan segala sesuatu itu, Allah menggunakan sebab. Selama kita belum mengenal hukum perubahan ini dengan baik, maka segala upaya untuk mengatasi rasa cemas atau agar terbebas dari kesusahan, tidak berguna. Kita tidak akan mampu terbebas dari rasa cemas kecuali jika kita sendiri bersikeras untuk mengatasi hal ini.

Luruskan niat. Perbanyak dan optimalkan ikhtiar.Hilangkan penyakit hati. Sering kali kita sendirilah yang membuat rasa cemas terjadi pada diri kita. Juga kita sendiri yang memilih terjadinya kesusahan dan kesedihan. Penyakit ini tentu bukan karena virus akan tetapi penyakit akibat adanya kerusakan pikiran kita dan akibat sedikitnya iman kita kepada Allah SWT. Cintailah orang lain seperti mencintai diri sendiri. Kalimat sederhana itu bermakna dalam karena merupakan hal yang dapat membawa kebahagiaan bagi jiwa manusia. Ketika kita mencintai saudara kita seperti kita mencintai diri sendiri, dada kita akan terasa lapang. Jiwa kita terasa tenang dan kita akan merasakan puncak kepuasan. Kebahagiaan kita menjadi bertambah ketika kita menanggalkan titik2 hitam. Titik2 hitam ini bisa berupa rasa dengki, iri, benci, dendam, dan sebagainya. Jangan bersedih dengan masa lalu. Pikirkan n laksanakan masa kini. Persiapkan diri untuk masa depan. Adanya perasaan sedih karena masa lalu, juga karena mengingat peristiwa masa lalu yang tidak mungkin kembali lagi merupakan suatu kelemahan yang akan menjadikan seseorang terus merasa terus terbelenggu dan hanya akan menjadikannya lemah dan tak berdaya.

Testimonial Untuk Pak Eri

Ketika saya mendengar Bapak berbicara di depan kelas, rasa-rasanya saya sedang ikut pelatihan/training bukan lagi seperti kuliah biasa. Dari cara Bapak menyampaikan materi dan bagaimana cara berinteraksi dengan audiens, saya berpendapat bahwa Bapak bukan orang baru ketika berbicara di depan publik. Kata-kata yang terucap sangat mengalir sekali, terlebih saya adalah orang Sunda, jadi ketika ada kata-kata plesetan yang berbahasa Sunda saya menjadi tersenyum dan bangga dengan kata-kata itu karena saya lebih mengerti dan tahu daripada teman-teman yang lainnya yang tidak bisa berbahasa Sunda.

Saya mendapat banyak pelajaran yang berharga dari perkuliahan ini. Pertama adalah cara bapak dalam berbicara,saya sangat suka sekali. Yang kedua adalah isi dari perkuliahan ini sangat menarik sekali. Bapak menyampaikan bukan hanya ceramah tapi menurut saya adalah dakwah. Artinya isi dari perkuliahan ini tidak hanya sekedar masuk telinga kiri keluar telinga kanan,tapi dapat merekonstruksi pemikiran saya, dan memberikan paradigma yang baru dalam menghadapi kehidupan. Apalagi ketika Bapak berbicara tentang Mindset, saya baru kali  ini mendengar tentang bagaimana berpikir yang benar dengan cara pandang yang benar. Dengan pikiran yang benar karena cara pandang yang benar maka akibatnya saya bisa bertindak dan  berprilaku dengan  benar juga. Saya merasa sesuatu yang di depan saya adalah sesuatau yang kecil dan bukan sesuatu yang besar dan sulit lagi. Hal tersebut bukan berarti saya meremehkan masalah akan tetapi bersikap cerdas terhadap masalah tersebut dan mengguanakan mindset yang benar untuk mengatasi segala permasalahan itu.

Sekarang saya memandang bahwa urusan dunia seperti kuliah, mengerjakan tugas kuliah, paraktikum, mengerjakan laporan praktikum dan ujian adalah sesuatu yang kecil, karena masih banyak persoalan besar menanti di luar sana. Kehidupan kampus adalah miniature kehidupan saya ketika menghadapi dunia kerja atau dunia luar. Permasalahan di dunia luar sangat kompleks sekali dan tidak seperti masalah di perkuliahan yang terstruktur. Oleh karena itu kita harus bisa growth and survive sebagai tahap pertama dalam melatih diri menghadapi permasalahan yang lebih besar.

Yang ketiga ceramah bapak yang mempengaruhi hidup saya yaitu  ternyata  fakta dan informasi yang masuk kedalam diri saya bisa mempengaruhi mindset saya dalam berprilakau. Hal itu membuat pencerahan dalam diri saya karena sebelumnya saya berpendapat bahwa pikiran  saya tdak mempunyai keterikatan antara fakta, informasi dan mindset.

Melihat manfaat yang dirasakan mungkin, tidak ada salahnya kalau suatu saat Bapak tidak berkeberatan untuk kembali lagi memberikan ceramah di hadapan kami. Saya berharap di kemudian hari aka ada ilmu yang saya dapatkan lagi dan saya mungkin berharap agar ceramah seperti ini di sampaikan ke orang lain. Saya merasa sangat beruntung sekali dibandingkan dengan mahasiswa yang lain karena saya dapat mengambil banyak sekali  manfaat kuliah kimia dan masyarakat.

Daftar Pustaka

[1]      http://yayansah.wordpress.com/2008/05/10/manusia-dan-binatang/

[2]      http://psychclassics.yorku.ca/Maslow/motivation.htm

[3]      http://indonesia.ahrchk.net/news/mainfile.php/Constitution/22

[4]      http://www.netmba.com/mgmt/

[5]      http://www.selfmotivationnow.com/

[6]      http://newsgroups.derkeiler.com/Archive/Soc/soc.culture.indonesia/2006-09/msg00061.html

[7]      http://www.islamonline.net

Seluruh daftar pustaka diakses pada tanggal 2 Maret 2008

Teori X dan Y

Leave a comment

Teori X dan Y

Pada tahun 1960 , Douglas Mcgregor menugusulkan teori x dan y yang disusun dalam bukunya yang berjudulThe Human Side of Enterprise. Dalam teorinya ini, dia menjelaskn tentang teori bagaimana memotivasi para karyawan pada sebuah perusaahaan.

Dalam teori X, dia menjelaskan bahwa rata-rata orang mmpunyai kecnderungan untuk tidak ingin bekerja, tidak ingin tangguang jawab, tidak mempunyai ambisi, tidak mempunyai kemapuan dan tidak peduli terhadap tujuan perusahaan.

Untuk kasus ini diperlukan adanya kontrol dari pimpinan supaya dapat diarahkan, dilatih dan dimaksimalkan. Oleh karena itu diperlukan adanya manajemen yang baik agar dapat mengatur para karyawan. Pada intinya teori X menjelsakan bahwa alasan orang bekerja adalah karena uang dan keamanan hidup.Dalam kasus ini aturan adalah cara yabng terbaik untuk mengatur kinerja para karyawan.

Hal yang sebaliknya dengan teori X , Douglas McGregor mengusulkan teori Y. Dalam teori Y dia menjelaskan bahwa sebenarnya secara alami karyawan itu mempunyai keinginan untuk bekerja, mempunyai ambisi dan mempunyai tanggung jawab. Oleh karena itu aturan perusahaan bertindak sebagai pendorong agar potensi dari setiap individu itu dapat dimaksimalkan .

Teori X dan Y memang ada benarnya kalau kita dilihat dalam lingkungan sekitar kita.Etos kerja setiap orang berbeda-beda sesuai dengan kondisi alam, lingkungan dia hidup, dan budaya. Sebagai contoh kita bandingkan antara budaya orang Jepang dan budaya orang Indonesia. Kalau saya boleh berpendapat, etos kerja orang Indonesia dan orang berbedaa sangat berbeda. Saya berpendapat bahwa teori X sangat cocok bagi orang Indonesia dan teori Y lebih Jepang walaupun tidak sepenuhnya benar. Orang Indonesia cebderung dimanjaan oleh kondisi alam yang sangat nyaman, matahari bersinar sepanjang hari, tanahnya subur dan kekayaan alam yang sangat melimpah, lain halnya dengan orang Jepang kondisi alamnya tidak terlalu kaya  dan sering terjadi bencana.

Adanya perbedaan kondisi menyebakan budaya yang tebentukpun akan berbeda. Orang Indonesia cenderung malas bekerja karena dengan tidak bekerjapun akan dapat mencukupi  kebutuhan karena mempunyai kekayaan yang melimpah. Lain halnya dengan orang Jepang , mereka mempunyai etos kerja yang sangat tinggi Karena mereka sadar bahwa kekayaann aamnya kurang sehingga salah satu pilihan agar mereka tetep survive adalah bekerja dengan keras. Oleh karena itu potensi dasar yang dimiliki oleh setiap manusia dapat digunakan secara maksimal.[5]

 

Gambar: Jenis pekerjaan yang berbeda-beda tergantung pada budaya masyarakat dan sumber daya    alam.

Sumber  http://upload.wikimedia.org/wikibooks/en/thumb/2/29/World_at_Work_Cover.png/

 

Teori Maslows : Hiererki Kebutuhan Manusia

Leave a comment

Teori Maslows : Hiererki Kebutuhan Manusia

Dalam kehidupannnya manusia mempunyai beberapa kebutuhan dasar dalam hal hidup dan kehidupannnya.  Terpenuhinya kebutuhan tersebut merupakan bekal agar dapat menjalankan peran dan fungsi manusia dibandingkan dengan makhluk ciptaan yang lain. Kebutuhan ini sangat penting untuk dipenuhi sehingga kalau salah satu kebutuhan saja tidak terpenuhi manuasia akan sulit untuk menjalankan peran dan fungsinya.

Hirarki tentang kebutuhan manusia telah banyak diungkapkan oleh beberapa  ahli psikologi, asalah satu teori yang terkenal adalah yang berasal dari Maslows. Dia menyusun teori berdasarkan tingkat kebutuhan yang mendasar dan kebutuhan yang paling utama ditempatkan dalam piramida yang paling bawah dan kemudian mengerucut keatas sebagai fungsi dari tingkat kebutuhan manusia. Teori Maslows sangat bermanfaat dalam berbagai bidang kebutuhan termasuk pendidikan. Teori ini sangat tepat sekali karena secara pribadi  penulis juga merasakan kebenaran teori tersebut. Adapun teori Maslows dari piramida paling bawah yaitu kebutuhan akan biologis dan kebutuhan fisiologis, kebutuhan  rasa aman, kebutuhan cinta dan kepemilikan, kebutuhan status social dan kebutuhan aktualisasi diri.[2]

Piramida hiraki kebutuhan mnurut teori maslows ini dapat dilihat di bawah

 

Gambar: Hierarki kebutuhan manusia berasal dari teori maslows

Sumber: www.businessball.com/maslows.html

Kebutuhan pertama yang harus dipenuhi oleh manusia adalah kebutuhan biologis dan fisiologis. Kebutuhan ini wajib dipenuhi karena menyangkut tentang proses hidup. Tidak terpenuhinya kebutuhan ini menyebabkan manusia akan mati. Kebutuhan mendasar ini berupa kebutuhan akan air untuk minum, udara untuk bernafas, makanan, istirahat, tidur dan sex.

Coba kita bayangkan kalau kita tidak minum selama satu minggu, dapat dipastikan manusia tersebut akan mati karena proses metabolisme yang terjadi dalam sel memerlukan air sebagai media transportasai. Betapa pentingnya kebutuhan tersebut sehingga Negara wajib menjamin kebutuhan tersebut. Dan jaminan kebutuhan masyarakat tersebut terdapat dalam batang tubuh undang-undang dasar 1945 pasal 33 ayat 3 yang berbunyi: Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung didalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat.[3]

Namun pelaksanaannya Negara belum mampu melayani kebutuhan masyarakat tersebut sehingga banyak masyarakat kesulitan untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Oleh karena itu perlu adanya terobosan dari aparat pemerintahan supaya kebutuhan mayarakat yang paling penting itu dapat terpenuhi.

Setelah kebutuhan biologis dan fiosiologis  terpenuhi selanjutnya manusia memerlukan kebutuhan rasa aman untuk menjaga agar kebutuhan fisiologis dan biologis tersebut terpenuhi tanpa adanya gangguan yang membahayakan. Oleh karena itu untuk memelihara  rasa aman itu diperlukan adanya payung hukum yang menjaganya. Apa yang akan terjadi apabila payung hukum tidak berjalan, mungkin manusia akan seenaknya memenuhi kebutuhan fisiologis dan biologis, mungkin itu trjadi dalam bentuk pencurian terhadap hak-hak orang lain dan lain-lain.

Setelah kebutuhan fisiologis dan keamanan  itu telah terpenuhi  selanjutnya manusia memerlukan rasa cinta baik dari laewan jenis, orang tua, saudara dan teman teman sekitarnya. Tanpa cinta banyak orang mengatakan bahwa hidup ini terasa hampa. Mungkin itu bukan sekedar kata-kata mutiara belaka tapi mengandung arti yang sangat dalam. Rasa ingin memiliki, rasa cinta terhadap lawan jenis merupakan hal yang wajar dan wajib dipenuhi dan jangan dilawan. Apabila kita melawannya berarti kita melawan kodrat sebagai manusia yang mempunyai cinta dan kasih sayang.

Namun rasa cinta itu mesti disalurkan dengan cara yang benar yaitu dengan pernikahan. Sebenarnya penulis mengartikan rasa cinta itu tidak sempit bukan hanya terhadap lawan jenis tetapi rasa cinta Dari sanak saudara, keluarga teman dekat juga sangat diperlukan. Bahkan sekarang banayak terjadi kasus kenakalan remaja sebagai akibat tidak adanya rasa cinta dari keluarga yang disebabkan oleh rumah tangga yang tidak harmonis. Oleh karena itu setiap orang memerlukan rasa cinta tersebut.

Setelah kebutuhan-kebutuhan dasar tersbut terpenuhi, kemudian kebutuhan yang mesti dipenuhi selanjutnya adalah kebutuhan status social. Manusia secara lahiriah perlu adanya pengakuan dari orang lain dan menandakan dirinya itu ada(exist). Kebutuhan ini akan dipikirkan manusia apabila kebutuhan-kebutuhan dasarnya sudah terpenuhi. Kebutuhan akan status sosial dan pengakuan dari orang lain. Misalkan saja seorang pengusaha yang sudah mapan secara materil tetap berambisi menjadi seoarng calon legislative(caleg), pemenuhan tersebut bukan semata-mata ingin mencari kekayaan tetapi hanya ingin mendapat status social dari masyarakat bukan lagi mencari kekayaan.

 

 

Gambar: aktualisasai diri seorng musisi dan seorang pesepakbola cilik

Sumber: www.google.com

Kebutuhan terakhir yang harus dipenuhi oleh manusia dalah kebutuhan aktualisasi diri. Seorang musisi akan terus membut lagu dan music, seorang novelis akan terus menulis, seorang ilmuan akan terus mencari penmuan-penemuan baru. Hal tersebut adalah aktualisasi diri manusia terhadp bidangnya. Tanpa aktualisasi diri manusia akan sulit berkembang karena melawan  keinginannya sendiri. Bukti akan aktualisasi diri diantaranya seorang pesepakbola akan meninggalkan klub asalnya dan berpindah ke klub yang lebih kecil dan mungkin gajinyapun lebih rendah daripada klub salnya apabila sering dibangku cadangkan. Pesepakbola tersebut perlu adanya aktualisasi diri yaitu keinginan untuk bermain walaupun sebenarnya gajinya akan sama meskipun tidak main juga.

Motivasi dalam bekerja perlu sekali untuk meningkatkan etos kerja. Tanpa motivasi kerja orang cenderung statis dan tidak adanya motivasi untuk menghasilkan inovasi-inovasi trtyentu. Ada beberapa pendapat tentang teori motivasi yang bersal dari para ahli diantaranya pendapat yang bersal dari Sondang P. Siagian sebagai-mana dikutip oleh Soleh Purnomo (2004:36) menyatakan bahwa motivasi adalah daya pendorong yang mengakibatkan seseorang anggota organisasi mau dan rela untuk menggerakkan kemampuan dalam bentuk keahlian atau ketrampilan, tenaga dan waktunya untuk menyelenggarakan berbagai kegiatan yang menjadi tanggung jawabnya dan menunaikan kewajibannya, dalam rangka pencapaian tujuan dan berbagai sasaran organisasi yang telah ditentukan sebelumnya. Dari pengertian ini, jelaslah bahwa dengan memberikan motivasi yang tepat, maka karyawan akan terdorong untuk berbuat semaksimal mungkin dalam melaksanakan tugasnya dan mereka akan meyakini bahwa dengan keberhasilan organisasi dalam mencapai tujuan dan berbagai sasarannya, maka kepentingan-kepentingan pribadinya akan terpelihara pula.

Ada juga teori motivasi yang dikemukaakan oleh Hezbrew yaitu teori dua faktor. Faktor tersebuta yaitu faktor motivator(intrinsik) dan faktor hygiene(ekstrinsik). Faktor intrinsik atau juga disebut faktor motivator berasal dari dalam diri pribadi misalnya tanggung jawab kerja, tentangan pekerjaan, prestasi yang diraih,peluang untuk mju dan pengakuan dari orang lain.

Adapun faktor eksrinsik berasal dari luar dan Menurut Herzberg faktor hygienis/extrinsic factor tidak akan mendorong minat para pegawai untuk berforma baik, akan tetapi jika faktor-faktor ini dianggap tidak dapat memuaskan dalam berbagai hal seperti gaji tidak memadai, kondisi kerja tidak menyenangkan, faktor-faktor itu dapat menjadi sumber ketidakpuasan potensial (Cushway & Lodge, 1995 : 139).[4]

 

Leave a comment


MusicPlaylistRingtones
Create a playlist at MixPod.com

Older Entries

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.