Perubahan Sosial ver.3

Mahasiswa sebagai Agen Pembangunan

Dalam presentasinya Pak Munajat menjelaskan bahwa peran utama agen pembangunan adalah sebagai katalisator,problem solver,pembantu proses dan penghubung.[3] Dalam presentasinya beliau juga mengatakan bahwa kitalah sebagai calon-calon agen pembangunan itu. Kalau bukan para generasi muda dan mahasiswa lalu siapa lagi yang akan melanjutkan estafet pembangunan bangsa seutuhnya. Mahasiswa sebagai calon penerus bangsa harus bisa mebangun bangsa ini kearah yang lebih baik. Bibit-bibit unggul yang ada di ITB, UI dan UGM harus bisa mengemban amanat dari pendahulu kita supaya kita bisa membawa masyarakat Indonesia adil dan makmur seperti yang tertera dalam pembukaan UUD 1945.

Peran pertama dari agen pembangunan itu adalah sebagai katalisator. Sebagai seorang mahasiswa kimia,saya sedikit mengubah arti katalisator ini menjadi arti yang lebih luas. Kalau dalam buku teks kimia kita bisa mencari tahu bahwa katalisator adalah spesi yang bisa mengkatalis, mempercepat suatu reaksi kimia dengan mengalami reaksi terlebih dahulu dengan substrat tetapi terbentuk kembali menjadi spesi yang sama pada akhir reaksi dengan mengubah substrat menjadi produk. Kalau dalam kehidupan sosial peran katalisator ini mirip seperti “calo” yang suka mangkal di depan gerbang ITB pada waktu sore hari. Mereka menggiring mahasiswa masuk ke dalam angkot tetapi dia sendiri tidak ikut naik. Penjelasan yang lebih sederhananya mungkin mirip-mirip seperti itu. Tapi yang saya maksudkan fungsi katalisator sebagai agen pembangunan ini adalah peran serta kita dalam menggerakan masyarakat supaya terjadi perubahan sosial serta katalisator itu ikut terjun langsung dan mengalami perubahan sosial secara individu. Artinya kita juga harus mengalami perubahan sosial itu, jangan hanya menyeru orang untuk berbuat yang baik tetapi kita secara individu harus bisa melaksanakan apa yang kita ucapkan.

Peran kedua kita sebagai agen pembangunan adalah sebagai problem solver yaitu pemecah masalah. Banyak sekali masalah sosial yang terjadi dilingkungan sekitar kita. Untuk level mahasiswa mungkin peran dan fungsi kita di masyarakat untuk saat ini cukup dimulai dari lingkungan sekitar kita saja misalkan lingkungan sekitar kostan, tetangga dan masalah sekitar kampus. Pembelajaran ini dimulai dari tahap yang paling rendah yaitu lingkungan sekitar kemudian seterusnya bergerak secara linear untuk menyelesaikan masalah bangsa. Kita bisa memulai peran dan fungsi kita sebagai agen perubahan dengan cara mengaplikasikan ilmu yang telah kita dapatkan pada saat perkuliahan untuk dijadikan landasan berpikir dalam menjawab segala permasalahan yang ada pada lingkungan sekitar kita sebagai salah satu contoh diantaranya bekerjasama dengan masyarakat dengan cara membangun sanitasi yang baik supaya tidak terjadi banjir pada saat terjadi hujan dan lain-lain.

Peran ketiga sebagai agen pembangunan diantaranya adalah sebagai pembantu proses artinya kita harus bisa mengenali masalah, menetapkan tujuan, memilih pemacalahan masalah dan evalusai terhadap masalah itu. Kita harus lebih peka terhadap masalah sosial yang terjadi pada masyarkat sekitar. Kepekaan itu tidak muncul dengan sendirinya tetapi melalui suatu proses terjun langsung ke dalam masyarakat.

Peran terakhir sebagai agen pembangunan adalah sebagai penghubung. Penghubung disini bisa juga berperan sebagai penyalur aspirasi masyarakat terhadap kebijakan pemerintah. Supaya pemerintah tahu tentang permasahan sosial yang terjadi di masyarakat. Peran terakhir ini mungkin bisa diperankan oleh para anggota legislatif. Peran ini sangatlah sentral sehingga diperlukan orang yang sangat peka terhadap gejolak sosial yang terjadi dalam masyarakat. Oleh karena itu seharusnya kita memilih pemimpin yang tepat untuk menyalurkan aspirasi masyarakat pada saat pemilihan umum yang sebentar lagi akan diadakan. Memilih wakil rakyat pada saat pemilihan umum nanti

Daftar Pustaka

[1]http://www.delmar.edu/socsci/rlong/problems/chap-01.htm

[2]http://blogs.psychologytoday.com/blog/the-playing-field/200810/the-psychology-collective-pride

[3]Presentasi kuliah kimia dan masyarakat oleh Munajat di ruang 2104 pada tanggal 6 Maret 2009

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s